Delapan Figur Calon Presiden Republik Indonesia 2024

23 Jan 2019 | Cetusan

Kalian mulai gerah dan eneg dengan tensi politik Tanah Air yang meninggi menjelang Pilpres dan Pileg, 17 April 2019? I feel you brotha and sista!

Maka dari itu, kenapa nggak lebih baik membahas 2024 aja? Siapa sih yang layak jadi pemimpin bangsa setelah ?generasi ini?? Bagaimana gambaran dan kriterianya dan siapa saja mereka?

Untuk menentukan siapa saja, aku menggunakan syarat yang kubuat sendiri yaitu mereka yang pada 2024 mendatang berusia tak lebih dari 55 tahun.

Kenapa 55? Karena seorang pemimpin di usia tersebut menurutku masih bisa tetap dekat dengan semua kalangan; muda, setengah baya dan tua. Selain itu, sosok berusia 55 tahun pada 2024 nanti adalah mereka yang lahir kemudian besar di era Orde Baru dan sudah cukup dewasa saat peristiwa Reformasi 1998 terjadi. Hal ini penting untuk membangun kesadaran akan sejarah bangsa tapi sekaligus tak terperangkap pada lubang hitam sejarah kita yang bernama: 1965.

Ladies and gentlemen? inilah dari mereka!

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo (sumber foto: Breakingnews.co.id)

Lahir: 28 Oktober 1968
Ganjar itu populis. Berbekal karisma wajah dan sikap, ia kuamati bisa dekat dengan rakyatnya baik di dunia nyata maupun social media. Terpilih dua kali berturut-turut sebagai gubernur di Jawa Tengah, Ganjar punya potensi lima tahun lagi!

Asal ia tak tersandung masalah yang membuat popularitasnya turun serta pandai memanfaatkan dominasi partainya, PDI-P dalam kancah politik nasional seperti yang sudah terjadi lima tahun belakangan.

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil
Ridwan Kamil (sumber foto: Indonesiatatler.com)

Lahir: 4 Oktober 1971
Ridwan, sama halnya dengan Ganjar adalah sosok populis. Bedanya? Ridwan populis melalui inovasi-inovasi sejak memimpin Bandung 2013 silam. Mungkin karena backgroundnya yang arsitek, Ridwan pandai memadukan pendekatan ?pop-urban? dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang biasanya terkesan kaku dan membosankan. Kedekatan Ridwan dengan Jokowi bisa jadi kunci baginya untuk ?naik kelas? ke jenjang nasional. Kelemahan Ridwan hanya satu, ia tak punya basis partai pendukung yang solid sesolid Ganjar.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Agus Murti Yudhoyono
Agus Murti Yudhoyono / AHY (sumber foto: Indonesiatatler.com)

Lahir: 10 Agustus 1978
Agus atau akrab dipanggil AHY adalah putra sulung Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Secara pembawaan di muka publik, AHY itu SBY banget! Bedanya SBY pensiun dari angkatan sebagai jenderal sementara AHY pensiunan mayor.

Namun demikian, AHY tetap flamboyan. Ia tampan dan berpostur layaknya atlit, sportif. Pada 2024 nanti, AHY akan jadi calon pemimpin nasional yang patut diperhitungkan. Kenapa? Meski muda dan belum pernah menjabat jabatan administratif sipil, ia telah memulai karir politik sejak 2017 silam dengan menjadi calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta berpasangan dengan Slyviana Murni.

Masalah dukungan partai? Tak perlu diragukan lagi! Bahkan sejak sebelum Pilpres 2019, orang-orang Partai Demokrat sudah mencanangkan AHY untuk 2024. Mantap, kan?

Muhamad Zainul Majdi

Muhamad Zainul Majdi
Muhamad Zainul Majdi (sumber foto: vidio.com)

Lahir: 31 Mei 1972
Muhamad Zainul Majdi akrab disapa sebagai Tuan Guru Bajang adalah mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat dua periode, 2008-2013 dan 2013-2018. Tuan Guru adalah alim ulama lulusan Universitas Al-Azhar Kairo yang nasionalis. Menjelang akhir masa pengabdiannya di NTB, Tuan Guru merapat ke kubu Jokowi, hal yang menimbulkan goncangan politik karena sebelumnya ia adalah fungsionaris Partai Demokrat yang pada Pilpres 2019 mendukung Prabowo-Sandi. Tuan Guru adalah calon pemimpin alternatif sayap tengah-kanan dan kini bercokol di Partai Golongan Karya (Golkar).

Supaya tetap bergaung hingga 2024, Tuan Guru perlu membuat menuver-manuver menarik terlebih karena kini ia tak menduduki satu jabatan publik.

Anies Baswedan

Anies Baswedan
Anies Baswedan (sumber foto: voxntt.com)

Lahir: 7 Mei 1969
Anies Baswedan adalah yang terpopulis di antara yang populis! Ia cerdas menggunakan kecerdasannya untuk meraih simpati masyarakat. Ia pandai bermain kata dan penampilannya mengesankan. Gubernur DKI ini adalah seorang pengelana politik. Sebelum 2014 ikut pengkaderan pemimpin nasional versi Partai Demokrat, 2014 pindah ke pihak Jokowi, tahun 2017 diusung kubu Prabowo untuk maju di Pilkada DKI dan menang! Suka tak suka, Anies adalah calon pemimpin bangsa yang harus diperhitungkan pada 2024 mendatang. Kans-nya menurutku satu dari yang terbesar.

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (sumber foto: atimes.com)

Lahir: 28 Juni 1969
Sandiaga adalah mantan wakil gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Anies Baswedan. Ia pengusaha sukses dan menggunakan pengalamannya membangun jaringan bisnis untuk membangun jaringan kepercayaan rakyat dan politik dari bawah secara masif.? Pada Pilpres 2019, secara mengejutkan Sandi maju sebagai calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto. Keterpilihannya sebagai calon wakil di detik-detik terakhir membuatku berprediksi bahwa kiprahnya di 2024 akan mengejutkan dan membuat orang terkesima? meski sebenarnya track record sebagai pemimpinnya belum terdengar.

Muhammad Romahurmuziy

Muhammad Romahurmuziy
Muhammad Romahurmuziy (sumber foto: Rakyat.news)

Lahir: 10 September 1974
Pria ini akrab dipanggil Rommy. Tak memiliki pengalaman memimpin administrasi sipil kecuali menjadi ketua Partai Persatuan Pembangunan 2016-2021. Satu-satunya keuntungan Rommy adalah dekat dengan Jokowi. Nama dan wajahnya kerap muncul pada beberapa saat sebelum Jokowi memilih cawapres dan waktu itu nama Rommy pun sempat masuk ke dalam salah satu calonnya.

Peluangnya untuk menjadi pemimpin bangsa 2024 kecil kecuali ia bisa menjaga tempo hubungan dengan penguasa dan sesekali membuat kejutan-kejutan yang memukau publik.

Emil Dardak

Emil Dardak
Emil Dardak (sumber foto: Rakyat.news)

Lahir: 20 Mei 1984
Prestasi Emil memukau! Ia meraih gelar doktor saat usianya baru menginjak 22 tahun di Ritsumeikan Asia Pacific University. Ayahnya mantan menteri pekerjaan umum di era SBY, Hermanto Dardak, istrinya adalah selebritis Arumi Bachsin.

Sebelum terpilih menjadi wakil gubernur Jawa Timur mendampingi Khofifah Indarparawansa, Emil menjadi bupati di Kabupaten Trenggalek sejak 2016. Jabatan itu sempat membuatnya menjadi bupati termuda di Indonesia, 32 tahun!

Aku tak melihat Emil bisa menjadi pemimpin nasional pada 2024 tapi setidaknya pada tahun itu, Emil bisa menggunakan kesempatan untuk meraih simpati publik nasional dan lebih serius berjuang di Pemilu berikutnya, 2029.

***

Itulah daftar calon pemimpin nasional yang menurutku memiliki kemungkinan bisa terpilih pada 2024 mendatang. Tapi siapapun dia, Pilpres 2019 akan jadi penentu. 

Kalau yang terpilih adalah Jokowi-Amin, peluang mereka untuk menang pada 2024 amat besar karena Jokowi tak kan bisa dipilih lagi setelah dua kali menjabat sebagai presiden. Tapi kalau yang menang kubu sebelah? Ya tetap bisa maju tapi peluang menangnya barangkali tak sebesar kalau Jokowi yang menang karena ia masih bisa menjabat sekali lagi.

Jadi? Demi pergantian kepemimpinan nasional secepatnya, kita pilih Jokowi sekali lagi ya!

Jokowi
Jokowi
Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.