Seorang kawan bertanya,
“Mungkinkah seseorang mencintai Tuhan tapi tak mencintai manusia?”
“Mungkin… tapi tak mungkin.”
“Maksudnya?”
“Tuhan mana yang dicintainya?”
“Emang Tuhan ada banyak?”
“Entahlah! Tapi Tuhan yang kusembah menghendakiku mencintai manusia seperti cinta atas diriku sendiri karena aku dan mereka, ciptaanNya.”
“Tapi kenyataannya mereka banyak yang membela Tuhan tapi tak mencintai manusia, kan?”
“Yup, mereka itu tak ubahnya seperti orang yang mengaku mencinta matahari tapi benci panasnya!”
“Lalu mengapa ada pula orang yang bisa mencintai manusia tapi tak mencintai Tuhan?”
“Dari mana kau tahu dan memastikan?” Aku tersenyum, sinis.
“Hmmm…. ”
“Sejatinya tak ada manusia yang mampu mencintai manusia tanpa mencintai Tuhan! Yang ada adalah manusia yang mencintai manusia lainnya tapi menolak kenyataan bahwa sebenarnya ia tak bisa tidak mencintai Tuhan!” tukasku.
Love is a temple, love a higher law… (One, U2)
Tinggalkan Balasan