Chester…

21 Jul 2017 | Kabar Baik

Kabar Baik Hari Ini 21 Juli 2017

Matius 12:1 – 8
Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.

Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.”

Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?

Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?

Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.

Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

Renungan

Hari ini vokalis Linkin Park, Chester Bennington, ditemukan mati bunuh diri.

Tak tahu apa dasar keputusannya untuk melakukan hal tersebut, ada yang bilang ia depresi, hal yang menurut WHO adalah penyebab lebih dari 90% kasus bunuh diri di seluruh dunia.

Lalu sebagai orang beragama, apa peran kita untuk membantu mereka? Adakah kita hadir dalam wujud orang penuh aturan seperti Farisi yang mendatangi Yesus dan menegurNya karena murid-murid tak berpuasa, sesuatu yang dianggap melanggar Taurat?

Di titik ini, apa yang dikatakan Yesus bahwa yang diperlukanNya dan yang diperlukan orang-orang di sekeliling kita, sebagai orang beragama, adalah belas kasihan, bukannya melulu tentang persembahan menjadi amat relevan.

Dunia tidak perlu diceramahi terus-terusan tentang tata aturan dalam beragama yang penuh larangan dan kewajiban, dosa dan pahala! Dunia perlu dipeluk dan didengarkan keluh kesahnya! Dikasihi!

Kita harus terbuka pada sesama.
Kita harus mampu mewartakan Kabar Baik pada sekeliling dan dunia melalui karya nyata bahwa kehidupan di dunia ini memang penuh tantangan bagaikan badai topan dan sapuannya terkadang terasa begitu melemahkan! Tapi Tuhan dengan kasihNya melalui kita adalah sosok paling tepat untuk dijadikan pegangan hingga kapanpun.

Aku jadi teringat apa yang pernah diucapkan James Hetfield, vokalis Metallica, yang juga pernah mengalami depresi, saat merespon kematian Chris Cornell, vokalis Soundgarden yang juga mati bunuh diri, Mei 2017 silam. Berikut petikannya:

Well, it does make you hug those around you, for sure ? bandmates, family that?s out here, family at home. It makes you realize that, you know, there is a darkness that anyone and everyone can find and feel that they?re trapped in.?

Selamat melanjutkan perjalanan di alam lainnya, Chester! Don’t be numb anymore! Be free with your tempo, be free, be free!

sumber foto utama: Pinterest

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.