Harga bensin naik? Jangan panik!
Kalau cuma mau bunuh diri, ngga perlu bakar diri, nggantung pake tali rafia pun jadi!
Malah jasadmu tak kan hangus kecuali lidahmu yang akan sedikit menjulur tapi nanti dirapikan lagi ‘selepas acara’ juga bisa, kan?
Atau, goreslah nadimu dengan pecahan kaca! Konon bunuh diri dengan pemotongan urat nadi akan menghasilkan sensasi kantuk yang luar biasa lalu tidur pulas, las, las… dan amblas.
Mau yang ‘lebih santai’ lagi? Tidurlah menatap bintang di atas rel; menyelesaikan perhitungan jumlah bintang yang tak kan pernah selesai kau hitung sembari menunggu roda besi kereta melindas dan mengoyak tubuhmu. Barangkali akan susah untuk keluargamu mendapati utuh jasadmu karena gencetan roda besi di atas jalurnya. Tapi tubuh adalah tubuh, sesuatu yang fana seperti halnya derita itu sendiri dan rejim yang keji; keduanya pun tak abadi!
Justru siapa tahu naiknya harga bensin kali ini membuat kematian rejim itu lebih tersegerakan lagi!
Tinggalkan Balasan