
Satu kerinduan yang mendadak muncul setelah membaca berita ini adalah bahwa aku merindukan kembali sosok Pak Harto memimpin Indonesia.
Lucu memang kedengarannya tapi aku tak mau deny terhadap hal ini, karena pada kenyataanya aku memang merindukannya.
Coba kalau dia masih berkuasa, peristiwa kekerasan di silang Monas itu tentu tidak akan pernah ada. Kalaupun ada, tak sampai 24 jam pasti aparat sudah benar-benar menciduk dan menindak
tegas para perusuh itu, bukan? Meski memang betul, barangkali kalau ia masih berkuasa, peringatan Harlah Pancasila yang jatuh pada 1 Juni itu sendiri juga tidak akan terlalu
digembar-gemborkan, kalah dengan 1 Oktober yang sejak tahun 65 ditandai sebagai hari Kesaktian Pancasila.
Saya sendiri tak mau berkomentar soal siapa dan apa yang terjadi di silang monas sana. Sudah begitu banyak orang berkomentar dan menunjukkan bela rasa.
Saya hanya ingin memberikan perbandingan dan perbandingan saja, tak lebih.
Jadi,
mana yang lebih baik, represif tapi terjaga kondisi dan keadaannya, atau liar tapi semakin seperti di rimba bahwa siapa yang kuat akan menang dan yang kecil akan lenyap ?
Mana pula yang lebih baik, beragama tapi lantas karena terlalu radikal malah jadi bergesekan dengan kepentingan umat lainnya atau
beragama tapi tetap moderat dan justru semakin menghayati nilai-nilai luhur dari dalamnya dan menganggap bahwa agama adalah alat untuk mendekatkan diri pada Empunya Hidup yang
Maha Lemah Lembut dan anti kekerasan itu?
Mana yang lebih baik, menyerbu kampus serta menindak mahasiswa yang protes soal BBM yang notabene ada pada ranah masalah kepentingan rakyat seantero Indonesia atau
menumpas organisasi yang sudah terbukti berulang kali meresahkan masyarakat dan sanggup membuat keadaan konflik antar-umat beragama semakin hamil tua seperti sekarang ini?
Mana yang lebih baik, Pak?
Harusnya tanpa saya yang notabene hanya rakyat jelata ini membuat perbandingan-perbandingan seperti ini, Anda sudah memberikan yang terbaik bagi saya dan kami semua.
Kalau anda baru bisa belajar untuk memilih mana yang lebih baik dari yang terjelek, lebih baik jangan maju lagi untuk dipilih!
Gambar diambil dari sini
Tinggalkan Balasan