Belajar melayani dari Monsinyur Rubi

20 Mar 2019 | Kabar Baik

Hari ini Yesus mengatakan kepada para murid bahwa barangsiapa ingin menjadi yang terbesar hendaklah ia menjadi hamba, ?Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.? (lih. Matius 20:28)

Seperti apa sih potret melayani dan bukannya dilayani? 

Monsinyur Rubi

Pagi tadi aku menemukan sebuah video menarik di Youtube. Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung Semarang tampak hadir dalam sebuah acara makan. Duduk di sebelahnya adalah Maimum Zubair, Mbah Moen, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang yang juga menjabat sebagai Ketua Majlis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Serta membelakangi kamera, dari suaranya sepertinya sosok tersebut adalah Ahmad Muwafiq yang akrab disapa Gus Muwafiq.

Dalam video itu tampak Romo Rubi (panggilan akrab Monsinyur) dengan tulus dan rendah hati membantu Mbah Moen mengambil serbet makan yang ada di pangkuannya lalu melipat, merapikan dan menaruhnya kembali ke meja.

Hati kita terasa begitu sejuk melihat kehangatan yang terjadi antar-pemimpin dan pemuka agama. Sekaligus kita diajak belajar untuk melayani melalui hal-hal sederhana seperti yang dilakukan Monsinyur Rubi.

Melayani karena telah dilayani

Maka mari melayani!
Melayani bukan berarti kita tidak dilayani. Karena sejatinya, melayani adalah cara kita melanjutkan pelayanan yang telah diberikan kepada kita untuk diteruskan pada sesama. Jadi jangan takut bahwa kita akan capek kehabisan energi karena melayani. Tuhan akan memampukan selama pelayanan itu memang harus kita lakukan.

Tak sadarkah bahwa kita ini telah dilayani?

Ambil nafas dalam-dalam lalu hembuskan. Siapa yang menyediakan oksigen untuk dihirup sejak kamu lahir hingga nanti mati? 

Bayangkan makanan yang kamu santap tadi siang. Siapa yang menyediakan makanan dan minuman untuk disantap dan diminum? 

Bayangkan juga wajah orang-orang yang kamu cintai dan mencintaimu. Siapakah yang menyediakan cinta sehingga hubunganmu dengan mereka begitu lekat nan hangat? 

Oleh karena telah lebih dulu dilayani maka mari kita melayani lebih sungguh.

Yuk simak video selengkapnya di sini:

https://www.youtube.com/watch?v=hewkpWFlT60

Sydney, 20 Maret 2019

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.