Belajar dari Santo Petrus, jadilah ?pelakoor? bukan pelakor!

22 Feb 2018 | Kabar Baik

Hari ini Gereja Katolik memperingati Pesta Takhta Suci St Petrus.?Melalui Petrus, Yesus menitipkan umat-umat yang dikasihiNya. Apa yang jadi warisan itu hingga kini masih berdiri tegak dalam nama Gereja Katolik. Jadi, kalau kamu sepertiku umat Gereja Katolik, berbanggalah karena kita inilah umat-umat yang dititipkan Yesus kepada Petrus dan penerus-penerusnya termasuk paus kita yang sekarang, Fransiskus.

Sosok kontroversial

Petrus adalah sosok yang menurutku kontroversial. Perangainya pun yang kubayangkan agak temperamental. Hal ini tampak sebagaimana ditulis oleh sahabatnya, Yohanes dalam Yohanes 18:10, Petrus memotong telinga Malkhus, hamba Imam Besar yang turut menangkap Yesus malam itu di Getsmani. Mantan nelayan ini juga bukan orang suci pada awalnya. Ia pendosa yang bertobat lalu berdosa lagi lalu bertobat lagi seperti itu terus-menerus. Pertobatan, tak bisa lain, adalah salah satu ?kata kunci? untuk menggambarkan sosok Petrus.

Tapi hari ini, melalui Kabar Baik yang ditulis Matius, kita diajak belajar tentang sisi lain dari seorang Petrus. Sisi itu menyingkap bagaimana sosok Petrus mau menyediakan diri menjadi sarana bagi Tuhan berbicara.

Jadi sarana bagi Tuhan berbicara

Ketika Yesus bertanya kepada para murid, ?Siapakah Anak Manusia itu?? hanya Petrus yang menjawab benar dan kebenaran itu dimaklumkan oleh Yesus sebagai hal yang bukan berasal darinya melainkan karena Tuhan yang berbicara (Matius 16:17).

Menjadi sarana bagi Tuhan berbicara adalah menjadi sarana bagiNya untuk menyuarakan kebenaran. Petrus menyuarakan kebenaran, ?Engkau (Yesus) adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!? (Matius 16:16) maka semua pembicaraan yang berasal dari Tuhan adalah pembicaraan tentang kebenaran.

Menyuarakan kebaikan itu bagus, tapi kebenaran di atas segala-galanya. Tak semua kebaikan itu benar tapi baik-buruknya kebenaran adalah yang terbaik bagi kita semua.

Kebenaran ‘vs’ Kebaikan

Hari-hari ini sedang viral video bagaimana seorang ibu muda, konon janda, dituduh merebut suami orang. Untuk itu, dalam istilah zaman now, ia disebut sebagai pelakor, perebut laki/suami orang. Didudukkan di kursi sofa, ia dikata-katai hingga dilempari uang oleh pembuat video yang tak lain adalah istri sah dari seorang pria yang dalam video itu sekelebat tampak duduk termenung berhadap-hadapan dengan selingkuhannya.

Sikap si ibu muda itu begitu baik. Ia mengaku salah, tunduk, lesu. Tapi kesalahan yang ia lakukan, jika memang ia merebut suami orang, tetaplah kesalahan yang tak bisa dibenarkan sama sekali!

Di sisi lain, sebenarnya sang istri berhak bahkan wajib mengecam si pelakor karena mengganggu rumah tangganya tapi caranya menghinakan dan mempermalukan termasuk dengan melempari uang adalah bukan hal yang benar dan tak juga baik adanya.

Mari membayangkan jika ketiga orang itu (termasuk si suami yang selingkuh) menyediakan diri sebagai sarana bagi Tuhan bicara kebenaran, kejadian itu tentu tak kan pernah ada.

Tapi ketika sebuah kesalahan terjadi, si suami selingkuh dengan pelakor, sikap sang istri seharusnya tetap menegakkan kebenaran dengan jalan bertindak tegas tanpa perlu mempermalukan, mengecam keras tanpa perlu menghinakan.

Pada akhirnya, menyediakan hidup untuk dijadikan sarana bagi Tuhan berbicara itu bukan soal kamu menerima wangsit atau tidak. Kita semua diberi hak sama untuk menjadi sarana tapi tergantung kita mau membuka diri atau tidak.

Seperti Petrus yang meski seorang berjiwa pemberontak tapi ketika bicara soal kebenaran, ia membuka hati seluas-luasnya kepada Bapa untuk dipakai hidupnya, seutuhnya? selamanya.

Mari melanjutkan hidup sebagai saksi dan pelaku kebenaranNya. Nggak perlu ikut-ikutan jadi pebinor dan jauhkanlah dirimu untuk nimbrung jadi pelakor. Lebih baik jadilah pelakoor, pelayan koor, banyak gereja dan komunitas membutuhkan bantuanmu!

Sydney 22 Februari 2018

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.