Bagaimana membuktikan bahwa kasih Allah ada dalam diri kita?

17 Mei 2018 | Kabar Baik

? Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.
(Yohanes 17:26)

Barangkali salah satu hal yang paling menjadi pembeda antara kita dengan orang-orang yang belum mengimani Kristus adalah pemahaman bahwa di dalam kita ini ada kasihNya.

Tapi pernahkah kamu ditanya, atau jika belum, siapkah kamu ditanya oleh orang, dimana letak kasihNya dalam dirimu?

Biasanya, jawabmu adalah, ?Di hati!?

Benarkah jawaban itu?
Bagiku tidak benar meski harusnya cukup membuat penanya diam. Tapi kalau aku yang menjadi penanya, barangkali aku akan bertanya lagi, ?Kalau Kasih Tuhan ada dalam dirimu, kenapa hanya di hati saja? Tak di tempat lain??

Bagiku, kasih Tuhan ada dalam sekujur hidupku. Ya di hati, pikiran, tindakan, perkataan? di keseluruhan hidup. Ia ada dari saat kita bangun di pagi hari hingga tidur di malam hari. Ia menjaga saat kita terlelap dan begitulah terus-menerus berputar hingga akhir nanti.

Tapi? nah ada tapinya lagi? kalau demikian, kalau kasih Allah itu ada di dalam hidup kita, bukankah seharusnya Ia tampak dan mewujud dalam hati, pikiran, tindakan, perkataan dan keseluruhan hidup kita?

Betul!
Maka dari itulah predikat orang kristiani yang mengaku bahwa kasih Allah ada dalam hidup kita itu adalah anugerah tapi sekaligus sebagai tantangan yang tak ringan!

Karena dunia melihat bagaimana kita mempertanggungjawabkan iman kita itu!

Jika kita berbuat culas dan licik, orang akan bertanya, ?Katanya kristen?? Jika kita jahat dengan orang, tak peduli pada pengemis di jalanan dan mencuri uang rakyat, orang akan mengernyitkan dahi, ?Lho, katanya murid Kristus??

Dan tak hanya dunia, yang jauh lebih penting, Bapa sendiri menjadi pihak yang tak bisa tidak mengetahui apakah kasihNya benar-benar ada dalam hidup kita atau hanya dalam hati saja atau yang paling buruk hanya ada di pencitraan-pencitraan kita selama ini?

Jadi, adakah kasih Allah ada dalam hidup kita? Silakan dicheck masing-masing, harusnya sih ada?

Sydney, 17 Mei 2018

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.