Kamu tahu apa itu orbs ?
Dalam dunia fotografi, menurut Wikipedia, orbs adalah penampakan yang biasanya berbentuk bulat,
tidak diinginkan untuk ada dalam frame yang kita ambil.
Terkadang bulatan tersebut meninggalkan jejak, terkesan seperti bergerak.Pada teknologi fotografi digital khususnya untuk penggunaan kamera ultra compact,
orbs disebut juga sebagai orbs backscatter.
Bagaimana orbs backscatter itu terjadi?
Penjelasan secara teknisnya, masih diambil dari Wikipedia, orbs backscatter biasanya terjadi karena konstruksi lensa dan built-in flash yang berdekatan pada kamera
multi-compact tersebut sehingga mengecilkan sudut pencahayaan ke lensa dan otomatis menaikkan refleksi pencahayaan pada partikel-partikel yang hampir tak terlihat
dengan mata telanjang di depan lensa. Oleh karenanya, orbs backscatter bisa dihasilkan dari partikel-partikel seperti debu, bubuk dan partikel cair yang jatuh seperti
misalnya derai air hujan.
Akan tetapi, tinjauan lain yang bersifat non-teknis dan sering beredar adalah bahwa fakta orbs terkait pula dengan kontroversi penampakan hantu,
jiwa-jiwa yang tak kasat mata, energi-energi yang mengambang yang “kebetulan” berada di dalam jangkauan lensa ketika shutter kamera ditekan.
Pernahkah kamu melihatnya? Terlepas dari betul tidaknya pengertian di atas tapi tampaknya aku pernah.
Terbilang setidaknya dua kali aku melihat obyek seperti orbs muncul dalam dua set (bukan dua frame) hasil-hasil jepretanku.
Dan entah kebetulan atau tidak, kedua-duanya terkait dengan peliputan perkabungan.

Pemikiran untuk menuliskan tentang orbs backscatter ini bermula dari ketika aku melihat foto jepretan wartawan Surya (Sutono)
di ruang tengah rumah Ryan alias Very Idam Henyansah di Dusun Maijo,
Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur yang tampak penuh dengan bulatan-bulatan putih seperti halnya orbs.
Seperti kita ketahui bersama, Ryan adalah terdakwa kasus menghebohkan pembunuhan serial yang kasusnya sedang dikembangkan oleh pihak kepolisian.
Jadi, coba saksikan foto tersebut. Dan karena saya bukan fotografer, saya ingin bertanya kepada Anda tentang obyek yang mirip orbs dalam foto tersebut.
Mengapa ada begitu banyak bulatan putih seperti orbs yang muncul di foto tersebut?
Apakah hal itu disebabkan karena sang wartawan mungkin menggunakan kamera pocket digital?
Kalaupun ia menggunakan kamera pocket digital, apakah ia menggunakan built-in flash-nya ketika menjepret objek?
Atau karena lensa kamera yang digunakan Mas Sutono mungkin tidak terlalu bersih sehingga banyak partikel debu menempel di permukaan
lensanya sehingga membuat tampak partikel itu di dalam gambar ?
Apakah hal itu disebabkan oleh kondisi rumah yang mungkin berdebu sehingga dari debu-debu itulah terbentuk orbs backscatter?
Atau… barangkali Anda tertarik untuk berpendapat menggunakan hal-hal yang bersifat magis dan spiritual mengingat di pekarangan belakang rumah itu ditemukan empat
jenazah yang dugaan terbesarnya adalah korban pembunuhan yang dilakukan oleh Ryan ?
Selamat berpikir, saudara-saudara! Anda boleh berpendapat …
Tinggalkan Balasan