Halo…

Aku Donny Verdian, seorang Jawa-Katolik yang bermukim di Sydney, Australia. Nge-blog sejak 14 Februari 2002, oleh beberapa media di Indonesia, kerap digelari sebagai Superblogger Indonesia. Benar tidaknya, kamu sendiri yang menilai…

[Tentang Kebumen] Chitra Verdiana

Setelah lebih dari tujuh tahun jadi anak tunggal, per 6 Mei 1985, statusku berubah dengan lahirnya Chitra. Kalau tidak salah ingat, Mama mengabarkan kehamilannya kepadaku sesaat setelah ia dan Papa pulang dari Jogja mengikuti lomba gerak jalan mewakili instansi tempat...

[Tentang Kebumen] Belajar Dandan

Seminggu yang lalu, anak bungsuku, Elodia, tiba-tiba minta rambutnya di-highlight alias disemir tak menyeluruh. Umurnya baru 11 tahun. Semalam hal itupun dilaksanakan. Sepulang dari salon ia memamerkan rambutnya kepadaku. “Look, Papa… look! Do you like it?” Aku...

[Tentang Kebumen] Film Saru – 2 (habis)

Selalu ada hal yang perlu dilakukan (baca: dikorbankan) untuk bisa diterima dalam sebuah kalangan pertemanan. Setelah gagal meyakinkan bahwa aku ini pemberani dalam berkelahi (simak ceritanya di sini), untuk bisa diterima dalam “kawanan bintang” di SMP Negeri 1...

[Tentang Kebumen] Film Saru – Bagian 1

Ada beberapa hal dalam hidup yang kualami lebih lambat ketimbang yang dialami anak-anak seusiaku. Tapi dalam beberapa hal lain, aku termasuk early adopter jika tak mau dibilang terlalu terburu-buru untuk melakukan atau mengalami sesuatu. Dalam hal ini, salah satunya...

[Tentang Kebumen] Bioskop Rumahan

Ada satu hal yang lupa kuceritakan dari tulisan bertajuk [Tentang Kebumen] Bioskop Rumahan. Jadi setelah membeli video player (berikut dengan televisi dan perlengkapan rumah tangga lainnya) kami mampir ke Toko Bintang Mas untuk menyewa kaset video. Sejauh yang...

[Tentang Kebumen] Tupon

Karena jaringan PDAM belum sampai di rumah kontrakan dulu, air tanah yang ditimba dari sumur menjadi sumber air satu-satunya untuk keperluan rumah tangga kami sehari-hari. Waktu itu Papa juga belum membeli pompa air sehingga ia dan Mama merasa perlu mencari bantuan...

[Tentang Kebumen] Orang Kaya Baru

Beberapa hari setelah pindah ke Kebumen, Papa dan Mama mendaftarkanku untuk melanjutkan sekolah di TK Pius Bhakti Utama yang berjarak tak terlalu jauh dari rumah. (foto di bawah ini, aku berseragam TK Pius difoto di depan rumah) Letaknya bersebelahan dengan SMP Pius...

[Tentang Kebumen] Belajar Menaruh Rasa Suka Pada Wanita

Selayaknya anak-anak seusiaku, di awal masa studi di SMP 1 Kebumen, aku mulai belajar untuk menaruh rasa suka kepada species manusia berjenis wanita. Di tahun pertama, setidaknya dua kali aku tertarik pada mereka. Pertama kepada S, sosok bertubuh mungil, bersorot mata...

[Tentang Kebumen] Rumah Bengawan

Bangun pagi di hari kedua setelah pindahan dari Klaten ke Kebumen, Papa dan Mama mengajakku untuk tour mengelilingi rumah kontrakan tempat kami tinggal. Rumah kontrakan kami beralamatkan di Jl Bengawan No. 32 Kebumen. Rumah yang untuk ukuran waktu itu terhitung cukup...

[Tentang Kebumen] Ongkos menjadi bintang

Salah satu survival mode yang kupercaya mujarab sejak kecil hingga kini adalah aku harus tampak menonjol di tengah kalangan dimana aku ditempatkan.  Sebenarnya gak salah untuk punya prinsip ini asal semua dilakukan dalam koridor aturan dan etika yang benar… Dalam...